Puisi Twitter Terompet Tahun Baru

Puisi-puisi mengalir bagai air bah sejak akun twitter @infosastra menggelorakan para follower untuk merespon tahun baru dengan puisi pendek yang kami sebuat progam #Puisi140Karakter. Program ini kami luncurkan bermisi pembelajaran dengan mengajak follower @infosastra lebih peka dengan persoalan di sekeliling kita. Sebab, banyak hal penting di sekitar kita lewat begitu saja karena kita tidak peka meresponnya.
Karena bersifat pembelajaran itu pula, dalam pemilihan puisi-puisi ini, para kurator yang kami undang secara cuma-cuma — dan ternyata tidak mau ditulis namanya — tidak ketat menerapkan kriteria. “Jika pakai kriteria bagus menurut ukuran normal, hanya beberapa puisi yang lolos,” kata seorang di antara kurator. Namun, tetap ada kriteria sangat minimal yang harus diterapkan sehingga paling tidak bangunan yang tampil di sini adalah puisi.
Seperti kita tahu, kontruksi puisi — paling tidak — terdiri dari dua hal: bentuk/struktur dan isi. Bentuk/struktur atau bangunan puitikal terdiri dari bunyi, irama, diksi (pilihan kata) dan simbol/majas/metafora. Adapun isi terdiri dari gagasan, diskripsi, imajinasi, dan seterusnya. Puisi-puisi yang dipilih di sini, paling tidak atau minimal mendekati untuk disebut sebagai puisi.
Kami berharap, sekali lagi, ini proses belajar. Tadi, kami telah mentwitkan segala hal tentang puisi itu dengan hastag #PuisiTahunBaru dan #puisi. Dan sebagai bagian dari cita-cita ikut mendukung dan mendorong perkembangan sastra Indonesia, kami akan terus mengadakan program #Puisi140Karakter ini, dengan berbagai tema. Mudah-mudahan, pada satu kesempatan, ada pertemuan offline untuk sama-sama kita bertukar pengetahuan/pengalaman tentang puisi.
Kepada sahabat sastra yang puisinya belum terpilih, mohon tidak berkecil hati. Marilah terus belajar dan mengasah kemampuan. Masih ada terus kesempatan agar puisinya tampil di infosastra.com. Kepada teman-teman yang puisinya terpilih untuk dimuat, juga jangan berpuas diri. Ini baru permulaan agar teman-teman terus pula mengasah diri. Membaca puisi-puisi bagus adalah salah satu cara agar kita bisa belajar menulis puisi bagus pula.
Selain itu, perlu kami permaklumkan lagi bahwa ini bukan lomba dan kami tidak bisa menyediakan hadiah atau pun reward tertentu terhadap puisi-puisi yang terpilih untuk dimuat di sini.
Neng Maya @Aku_Aiko
HUJAN | seakan taburan do’a berjatuhan dari langit/merapal senyuman/kepuasan/aku ingin kisah indah seperti hujan
Neng Maya @Aku_Aiko
KENANGAN | Biar kubingkai kau dalam atmosfir masa laluku, kuputar dan akan ada masa yang sama denganmu
zidni arfia rahman @zidni_ar
CIBIUK| Langit ditembaki keceriaan bumi/kau dan aku mengurung diri/menikmati sepi: rindu yang menepi
Gusti Herawati @gusti_hera
TANPA KAMU |Tahun baru/ tanpa kamu/memang aku termangu/di sudut kalbu/kaku seperti debu/menunggu/kamu
Syamsul Arifin @AriefNetah
DETIK PERTAMA | Detik pertama 2013/adalah awal dari perjalananmu/awal perjalananku/tetapi akhir perjalanan kita.
🙂 @KomoKancil
MERCON | kau dipaksa menggetarkan langit/menggempar dalam sunyi/kemudian asapmu menyatu dengan pekat.
Muhadzier @azirmaop
TAHUN BARU|Banyak yang menahan bulan datang/Para kaum Adam mengajaknya berpesta/Para orang tua resah/sedang anak mereka mendesah
Inne Nurfaida @innenurfaida
TAHUN BARU|Rindu berdebu/cinta berjelaga/apa lagi yang mau didusta/sementara tahun telah baru/tapi hatimu masih seperti batu
Yasin @Jachine_Yasin
HARI PERTAMA | Di beranda rumahku/kuhabiskan hari pertama di tahun baru/menyimak almanak/ menghitung hari minggu
Deskafiani Putri @DeskafianiPutri
MALAIKAT| Di kedipan satu bunga api/kutangkap dia/menenteng buku dongeng, ” kubawa satu bab lagi, tak kalah indah,” siulnya.
Gusti Herawati @gusti_hera
TANPA KAMU|Tahun baru/ tanpa kamu/memang aku termangu/di sudut kalbu/kaku seperti debu/menunggu/kamu
PeriBahasa @hestidaisy
BUNGA KEKASIH | Yang tiada pilih kasih/Kupersembahkan percik bunga-bunga api yang merekah di atas langit kita.
dillɑ™ @FdillaP
UNTUK PURNAMA | kutitipkan sepucuk do’a/pada bunyi terompet dan kembang api/untuk purnamaku
dillɑ™ @FdillaP
2013 | kami asyik dengan sepenggal not-not yang bernada sumbang/sesaat setelah meminum pesta malam
dillɑ™ @FdillaP
API UNGGUN | bersama nyala, kebencian itu kutuliskan dalam secarik kertas/dan terbakarlah ia menjadi abu
dillɑ™ @FdillaP
NOL | dari angka bernama Nol, kukenangkan sebaris cinta yang meletup seperti petasan semalam |
Husen Arifin @husenarifin
SUNGGUH IBUKU | ketika terompet kutiup/ada rindu yang menelusup/tentang kasih/ tentang kanak/ tentang airmatamu
Husen Arifin @husenarifin
SAJAK KAKI | pilihan jalan ini menuju rumah puisi/berhentilah ketika kita menjadi abadi.
Husen Arifin @husenarifin
AKU BERSAJAK | aku bersajak untuk berjarak/aku bersajak di mana waktu tak tergerak/di hatimu yang lunak
Husen Arifin @husenarifin
HATIKU DI JANUARI | karena aku lahir di rahimmu/ dan ibu menulis puisi tepat di jantung ini.
Mustafa Ismail @musismail
TEROMPET | Lalu terompet itu, yg tadi kutiupkan, jg ditiupkan anak-anakku, hrs digantung dimana, ruang telah penuh, oleh bayanganku sendiri
Mustafa Ismail @musismail
TAHUN BARU | gerimis belum sepenuhnya reda/di batang, kota yang tak kau kenal itu/orang-orang berbondong-bondong ke alun-alun/melarung mimpi-mimpi yang getir
Neokapiten @neokapiten
2013 | Maka aku katakan kepada kalian/perihal aku dihari depan/tatkala aku menjadi buah bibir/di antara bisik punggung kalian
Yati Octa Eviyanti @dealovie
MASIH SAMA | Apalah arti tahun berganti/jika dirimu tak melakukan perubahan berarti.
Fatimah Azzahrah @asya_azalea
ALMANAK | Tiap kali digulung, ia merapatkan mulutnya/Tangannya bersedekap/memeluk kenangan dan sejarah agar tak menjadi usang.
Eveline Fauziah @evelinefzh
KISAH| sekelumit kisah baru akan terbubuhkan pada setiap jiwa/berharap kisah itu menjadi lentera pada jiwa yang temaram
Dianing Widya @dianingwy
PESTA | Kita berpesta diantara rintih kaum papa/juga air mata yatim piatu/ penanggalan menua fana/apa sesungguhnya yang kita rayakan?
฿ᴓ฿ ᴶᴿ.™ @Willypedia_
PERTAMA | pagi ini ritual dan perayaan dilupakan/orangorang menyimpan wajahnya dan meninggalkan kenyataan
Ringga mahardika @ringgahelmi
KAKEK | ada yang menangis/meminta keadilan/menuntut kebenaran/biar berkah di awal bulan yang panjang
Ringga mahardika @ringgahelmi
NADA|Lihat yang terdengar/sepertinya terjadi badai/besar & menggelegar/nada berputar/oh ternyata dunia kembali dari awal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *