Belajar Menulis Cerpen Bersama Infosastra

Infosastra akan mengadakan #OutdoorWritingClass, kelas belajar menulis cerpen bagi pelajar, mahasiswa, karyawan dan siapa pun yang tertarik untuk menulis cerpen. Untuk kelas dasar belajar hanya satu kali yakni selama tiga jam. Peserta akan diajak untuk bermain-main dengan imajinasi, melatih kepekaan, belajar mendiskripkan suasana, lalu mengungkapkan semua itu ke dalam cerita.
Lalu, apakah dengan tiga jam bisa menulis cerpen? Tidak ada keterampilan yang bisa diperoleh secara instan. Semuanya harus melalui proses belajar latihan terus-menerus. Yang kami lakukan dalam waktu tiga jam itu adalah “membongkar” hambatan-hambatan yang banyak dialami oleh para calon penulis, seperti sulit memulai kalimat pertama, baru menulis satu alinea sudah macet, sulitnya mendapatkan ide menulis, tidak tahu bagaimana mengolah gagasan, menentukan fokus dalam menulis, dan seterusnya.

Diharapkan, selesai mengikuti kelas dasar ini peserta sudah paham bagaimana menulis cerpen. Nah, jika peserta tertarik, nanti mereka bisa mengikuti kelas lanjutan untuk memperdalam dan lebih mengasah kemampuan mereka. Jika pun tidak, mereka bisa belajar secara mandiri — dengan tetap bisa berkonsultasi/berdiskusi lewat twitter dengan fasilitator kami atau dengan admin akun twitter @infosastra dan @nuliscerpen.
Cerpen-cerpen terbaik yang muncul dalam pelatihan ini direncanakan akan dibukukan. Target lain, dengan terus-menerus belajar dan berlatih, pada suatu saat mereka diharapkan bisa menembus media massa. Selain, cerpen-cerpen terbaik mereka juga bisa dimuat di infosastra.com — sebagai tempat mereka berlatih untuk terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri dalam menulis.
Kelas dasar untuk angkatan pertama sudah berlangsung Minggu, 6 Januari 2013 lalu. Pematerinya adalah Mustafa Ismail @musismail, penulis cerpen yang juga jurnalis. Kegiatan ini diadakan tiap Sabtu. Tempatnya di ruang terbuka, seperti taman, pinggir jalan, pelataran mall, tempat rekreasi, gunung, sawah, sungai, pantai, dan sebagainya. Ini dilakukan agar peserta bisa langsung belajar melatih kepekaan terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya sehingga mereka bisa menyerap langsung realitas sesungguhnya.
Peserta dibatasi hanya maksimal 12 orang tiap kelas. Peseta yang mendaftar melebih jumlah itu tiap pekan akan dimasukkan dalam list antri untuk jadwal pelatihan Sabtu berikutnya. Dengan membayar biaya kepesertaan Rp 50 ribu (untuk wilayah Jabotabek), peserta sudah mendapatkan makan siang. Pendaftaran bisa dilakukan lewat akun twitter @infosastra @harunku @nuliscerpen. Di luar twitter, bisa menghubungi kontak kami 0898-8999-404.
Sementara kelas menulis ini baru dibuka untuk wilayah Jabotabek. Namun, tidak menutup kemungkinan kami membuka kelas-kelas serupa di daerah bekerja sama dengan para sahabat sastra dan praktisi sastra di daerah itu. Kawan-kawan sastra di daerah yang tertarik menjadi panitia untuk membuka kelas ini bisa menghubungi kami. Kelas itu bisa dilakukan di mana saja, termasuk di rumah, sekolah, kantor, pelataran kampus, tempat nongkrong, tepi jalan, dan sebagainya. [R]
FOTO:
Kelas dasar #nuliscerpen angkatan 1, Minggu, 6 Januari 2013 yang dimulai di sebuah tempat nongkrong anak muda di kawasan Blok M dan berlanjut dengan makan siang di sebuah kafe di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *