Mahmud Sang Pembangkang, Buku Baru Rida K. Liamsi

Mahmud Sang Pembangkang, Buku Baru Rida K Liamsi

Sastrawan Rida K. Liamsi kembali menghadirkan buku terbaru. Judulnya Mahmud Sang Pembangkang. “Ini buku semi sejarah,” tulis Rida di WAG Ruang Sastra, Kamis, 14 April 2017, ketika memposting cover bukunya yang berwarna dasar emas itu. “Tunggu saja,” ia menambahkan.

Rida lahir di Dabo Singkep, Kepulauan Riau, 17 Juli 1943. Sebelum menjadi jurnalis hingga pengusaha media, ia pernah pula bekerja sebagai guru. Ia menulis puisi dan prosa. Novel Megat adalah bukunya ketujuh. Selain dua novel, ia telah menerbitkan empat kumpulan puisi dan satu buku bidang bisnis.
Ia termasuk sastrawan dan budayawan paling produktif. Belum lama, November 2016, Rida baru saja meluncurkan novel berjudul Megat di Perpustakaan Universitas Indonesia. Novel itu berkisah tentang kisah pembunuhan Sultan Mahmud oleh Megat Seri Ramah.
Novel itu dibahas oleh sastrawan Putu Fajar Arcana dan kritikus sastra dari UI Maman S Mahayana. Diskusi dipandu penyair Hasan Aspahani. “Pembaca seperti dihadapkan pada sebuah puzzle dengan lempengan-lempengan gambarnya yang masih berserak,” tutur Maman.
Megat adalah novel keduanya. Novel pertamanya berjudul Bulang Cahaya. Baik Megat maupun Bulang Cahaya sama-sama bertema sejarah Melayu.
Sebelumnya, September 2016, Rida menyusun dan menerbitkan buku antologi puisi penyair Indonesia dengan tebal 2016 halaman yang menandai perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2016 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 10-11 Oktober lalu. Buku berjudul Matahari Cinta Samudera Kata itu menjadi buku puisi tertebal pertama di Indonesia. MI

Comments

Leave a Comment

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>