Terbitkan Bukumu! Mudah Kok

Terbitkan Bukumu! Mudah Kok

OLEH: MUSTAFA ISMAIL | @musismail | musismail.com | Kita kadang kerap mendapat pertanyaan dari teman-teman: bagaimana sih menerbitkan buku? Apakah menerbitkan buku itu susah dan mahal? Bagaimana prosesnya? Naskah saya ditolak oleh penerbit besar, apakah buku saya tidak bisa terbit? Ada lagi pertanyaan: nulis buku susah ya? Apa saja sih bahan yang bisa dijadikan buku?

Read More

Kritik Sastra Bukanlah Pencincangan

Kritik Sastra Bukanlah Pencincangan

OLEH: MAMAN S MAHAYANA, pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. Ada peribahasa yang bunyinya begini: “Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.” Makna peribahasa itu, tidak berlaku dalam kritik sastra. Kritik sastra praktis (konkret) adalah salah satu bentuk apresiasi pada sebuah karya. Maka, pemahaman yang lengkap atas sebuah teks perlu menjadi semangat yang melandasi kritik itu dilakukan.

Read More

Suara Sastra dari Bekasi

Suara Sastra dari Bekasi

OLEH: Jamal D. Rahman, penyair, Pemimpin Redaksi Horison. Tulisan ini adalah makalah yang disampaikan dalam Ulang Tahun Ke-5 Forum Sastra Bekasi (FSB) dan buletin Jejak, 24 April 2016, di Bekasi, Jawa Barat. Infosastra mengutip dari blog jamaldrahman.wordpress.com.

Read More

Tere Liye dan Tarif Tinggi Penulis

Tere Liye dan Tarif Tinggi Penulis

OLEH: IMAN SEMBADA, penyair, bergiat di Komunitas Sastra Indonesia (KSI). Tinggal di Depok. Menulis bisa dilakukan siapa saja. Apalagi dalam situasi sulitnya untuk mendapatkan pekerjaan. Profesi menjadi penulis bisa dijadikan alternatif untuk memperoleh penghasilan. Jika sudah menjadi penulis profesional, penghasilan dari honor-honor menulis itu sudah bisa dijadikan andalan untuk menopang hidup. Apalagi jika menjadi penulis buku yang best seluler. Lalu punya nama besar.

Read More

Tips Baca Puisi di Panggung Lomba

Tips Baca Puisi di Panggung Lomba

OLEH: HASTA INDRIYANA, penyair, @HastaIndriyana Seorang laki-laki berjas biru abu-abu setinggi sekitar 170 cm maju ke panggung. Tangan kanannya memegang tongkat aluminium dituntun panitia dan kemudian ditempatkan di atas panggung menghadap audiens. Setelah memberi hormat pada dewan juri di depannya, ia membaca puisi “Gugur” karya WS Rendra.

Read More

Bandung dan Puisi Indonesia

Bandung dan Puisi Indonesia

ESAI: SONI FARID MAULANA, penyair. | Tumbuh dan berkembangnya gerakan puisi mBeling di Bandung, yang digagas oleh penyair Jeihan Sukmantoro dan Remy Sylado pada awal 1970-an, merupakan reaksi atas digelarnya Perkemahan Kaum Urakan yang diprakarsai penyair sekaligus teaterawan Rendra bersama Bengkel Teater Rendra pada 16 Oktober 1971, di Pantai Parangtritis, Yogyakarta. Lahirnya gerakan puisi mBeling dalam konteks yang demikian pada satu sisi menunjukkan sebuah semangat pencarian baru dalam bentuk pengucapan puisi, yang pada saat itu…

Read More

Catatan di Atas Catatan Damai Zubaidah Djohar

Catatan di Atas Catatan Damai Zubaidah Djohar

Oleh: WIRATMADINATA, penyair dan pegiat HAM. | @wiratmadinata Catatan ini disampaikan pada sebuah diskusi dan peluncuran buku “DEMI DAMAI: Menelusuri Jejak Ingatan Puisi Pulang Melawan Lupa Karya Zubaidah Djohar”, pada tanggal 7 September 2015 bertepatan dengan Hari Pembela HAM. Munir. Acara yang diselenggarakan di Auditorium FKIP Unsyiah ini ditujukan pula dalam rangka memperingati 10 tahun Perdamaian Aceh sekaligus menyambut Hari Perdamaian Internasional. Diluncurkan oleh Rektor UnSyiah, Profesor Dr. Ir. Samsul Rizal dengan menghadirkan pembicara lainnya,…

Read More

Budi Darma: Antara Takdir dan Absurditas Manusia

Budi Darma: Antara Takdir dan Absurditas Manusia

OLEH: IMAM MUHTAROM | Budi Darma secara konsisten mengatakan bahwa kepengarangannya disebabkan oleh takdir. Bakat, kemauan, dan kesempatan menulis hanyalah rangkaian pernyataan takdir. Budi Darma mendapat julukan penulis serba bisa. Salah seorang tokoh prosa Indonesia Angkatan 1970-an, ini dikenal sebagai pengarang yang revolusioner pada masa itu. Bahkan, Prof. A. Teeuw menilainya sebagai pengarang yang paling berhasil dalam usaha pembaruan, khususnya dalam hal teknik fiksi dan isinya. Penulis kelahiran Rembang, Jawa Tengah, pada 25 April 1937…

Read More

Surat Sastra Gunoto Saparie untuk Triyanto Triwikromo

Surat Sastra Gunoto Saparie untuk Triyanto Triwikromo

Triyanto Triwikromo yang baik. Aku telah membaca buku kumpulan puisi terbarumu, Kematian Kecil Kartosuwirjo (KKK). Aku pun telah menyimak beberapa resensi tentang buku puisi itu. Banyak juga yang memujimu, ya! Memang, capaian literermu boleh juga. Salah satu kelebihanmu adalah bahasamu yang begitu liris. Memadu prosa dengan puisi, bahasamu memang memiliki me­trum atau irama.

Read More
1 2 3