Puisi Terbaru Fikar W. Eda: Dari Kota ke Kota

Puisi Terbaru Fikar W. Eda: Dari Kota ke Kota

Fikar W. Eda Lahir di Takengon pada 1966. Sarjana Pertanian dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, itu sehari-hari bekerja sebagai jurnalis di Jakarta. Belum lama ini, magister seni dari Program Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta (IKJ) itu meluncurkan buku puisi berjudul “Sepiring Mie Aceh, Secangkir Kopi Gayo Bertalam Giok Nagan”

Read More

Puisi-Puisi Tentang Gerhana Matahari Total

Puisi-Puisi Tentang Gerhana Matahari Total

Seniman selalu punya cara sendiri untuk merespon sebuah peristiwa. Sudah pasti, medium yang mereka gunakan adalah karya seni. Puisi-puisi berikut adalah bentuk respon mereka terhadap gerhana matahari total yang terjadi di Indonesia pada hari ini, 9 Maret 2016. Puisi-puisi itu diposting di grup WA Ruang Sastra yang diinisiasi oleh infosastra.com. Berikut karya-karya para pelaku sastra Indonesia.

Read More

Lekaki dalam Sepotong Ingatan

Lekaki dalam Sepotong Ingatan

-mengenang Korrie Layun Rampan PUISI: HUSNUL KHULUQI, @HusnulKhuluqi69 Januari di kota yang hidup oleh riuh suara buruh pabrik rokok matahari memilih pergi menyingkir dari langit yang terlanjur kuyup menyimpan panah-panah hujan cuaca nglangut, murung waktu bagai tanpa denyut di penginapan kelas melati di antara deru angin yang menampar genteng dan daun jendela percakapan kita serupa unggun yang menghangatkan suasana dari dinginnya hujan malam hari dan angin yang menyusup

Read More

Tjahjono Widarmanto: Perempuan Gendut dan Puisi Lainnya

Tjahjono Widarmanto: Perempuan Gendut dan Puisi Lainnya

Tjahjono Widarmanto lahir di Ngawi 18 April 1969. Ia sangat produktif menulis puisi dan esai di berbagai media, termasuk ke Malaysia dan Brunai Darussalam. Puisinya juga tersebar dalam banyak buku kumpulan bersama. Buku puisinya yang telah terbit adalah Di Pusaran Angin (1997), Kubur Penyair (2002) dan Kitab Kelahiran (2003). Kini ia tinggal di Ngawi sambil menjadi guru sebuah SMA dan dosen perguruan tinggi swasta.

Read More

Puisi-Puisi Saut Situmorang

Puisi-Puisi Saut Situmorang

Saut Situmorang lahir 29 Juni 1966 di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Tapi ia besar di Medan. Pada 1989-2000, ia menetap di Selandia Baru. Di sana, ia belajar Sastra Inggris (BA) dan Sastra Indonesia (MA) di Victoria University of Wellington dan University of Auckland. Ia menulis puisi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Karya-karyanya diterbitkan di Indonesia, Selandia Baru dan Australia. Buku kumpulan puisinya adalah “Saut Kecil Bicara Pada Tuhan (2003)” dan “Catatan subversif…

Read More

Surat dari Blang Mancung

Surat dari Blang Mancung

Penyair kelahiran Aceh Tengah, 12 November 1937, LK Ara begitu bersedih melihat kawasan Aceh Tengah dan Bener Meriah dihantam gempa. Ia menulis sejumlah puisi yang diposting di Facebook soal musibah yang merenggut puluhan korban jiwa, ratusan luka-luka, dan ribuan rumah rusak itu. Salah satu “puisi gempa Gayo” karyanya kami kutip di sini.

Read More

Memetik Impian dari Tangkainya

Memetik Impian dari Tangkainya

Memetik Impian dari Tangkainya adalah puisi karya Remmy Novaris DM. Puisi ini dibacakan oleh lima penyair dalam acara Membaca Sastra Membaca Bangsa di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2013. Penyair yang membacakan puisi itu secara bersama-sama adalah Mustafa Ismail, Nia Samsihono, Anisa Afzal, Remmy Novaris DM dan Fatin Hamama.

Read More

Puisi-Puisi Ahmadun Yosi Herfanda

Puisi-Puisi Ahmadun Yosi Herfanda

SEMBAHYANG RUMPUTAN walau kaubungkam suara azan walau kaugusur rumah-rumah tuhan aku rumputan takkan berhenti sembahyang :inna shalaati wa nusuki wa mahyaaya wa mamaati lillahi rabbil ‘alamin topan menyapu luas padang tubuhku bergoyang-goyang tapi tetap teguh dalam sembahyang akarku yang mengurat di bumi tak berhenti mengucap shalawat nabi

Read More
1 2 3